FAEDAH UNTUK YANG SUDAH MENIKAH DAN HENDAK MENIKAH - AsSalafy.Net

Terbaru

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, 7 April 2016

FAEDAH UNTUK YANG SUDAH MENIKAH DAN HENDAK MENIKAH

FAEDAH UNTUK YANG SUDAH MENIKAH DAN HENDAK MENIKAH

Ucapan beliau rahimahullah:
(” Dan seorang wanita menolak suaminya di tempat tidur”), yakni tidak boleh bagi seorang wanita jika suaminya memanggilnya ke tempat tidurnya untuk menolak, kecuali jika ia memiliki udzur syar’i ini dikecualikan. Adapun jika tidak ada udzur syar’i maka tidak boleh baginya menolak mendatangi ranjang suaminya jika suaminya memanggil ke sana.
Telah datang dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, muttafaq ‘alaih, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Jika seorang memanggil istrinya ke tempat tidurnya, lalu ia tidak memenuhinya, kemudian suaminya bermalam dalam keadaan marah kepadanya, malaikat akan melaknatnya hingga waktu subuh.”
Dan ini menunjukkan kalau menolaknya seorang wanita mendatangi suaminya di ranjangnya itu adalah perkara yang besar.
Dan dalam hadits ini juga menunjukkan kalau seorang suami dan istrinya di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga zaman sekarang di tempat kita, setiap suami dan istri masing-masing memiliki ranjang tidur sendiri-sendiri, bukan ranjang tidurnya cuma satu yang mengumpulkan keduanya. Setiap orang punya ranjang tersendiri, sebagaimana Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Satu ranjang untukmu dan satu ranjang untuk istrimu, kalau ada yang ketiganya adalah untuk syaitan.”
Maka itu menunjukkan kalau kehidupan mereka, yang ini berpisah dari yang ini. Pada hari ini manusia menganggap kalau ini termasuk kaku, dan saya katakan: Pada hakikatnya adalah sebaliknya, justeru akan mendatangkan kasih sayang. Karena seringnya berdekatan (dengan istri) terkadang akan menimbulkan kebosanan pada seorang insan terhadap pasangannya. Maka jika jauh darinya sebentar maka akan ada nilai dan kesan tersendiri. Dan (tidur satu ranjang) ini sesungguhnya datang dari barat dari eropa, oleh karena itu sepantasnya untuk diketahui sesungguhnya persyaratan kamar tidur adalah ranjang tidur yang di dalamnya seperti tadi.
Syarh Al-Ibanah Ash-Shughra karya Ibnu Baththah oleh Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah
📌فائدة طيبه للمتزوجين وطالبي الزواج،
📝وقوله -رحمه الله تعالى-:
(وأن تمنعَ المرأةُ زوجَها الفراش) أي: لا يجوز للمرأةِ إذا دعاها زوجها إلى فراشه أن تَمتنع إلاّ إذا كان ثَمَّ عُذر شرعي هذا مُستثنى، أمّا إذا لم يكن هناك إذنٌ شرعيٌّ بسبب عذرها كمرضٍ ونحوه فلا يجوز لها؛ إذا لم يكُن هُناك العُذر لا يجوز لها أن تمتنع من فراشِ زوجهَا إذا دعاها إليهِ؛ فقد جاء في حديث أبي هُريرة المُتّفق عليه أنّ النّبيّ -صلّى الله عليه وسلّم- قال:(إذا دعا الرّجُل امرأته إلى فراشه فلم تأتِهِ فبات غضبانًا عليها لعنتهَا الملائكة حتّى تُصْبحَ) وهذا يدلُّ على: أنّ امتناع المرأة من إتْيَان زوجها في فراشه أمرُهُ عظيم وكبير.
وفي هذا الحديث أيضًا: دلالة على أنّ الرّجل والمرأة كانا على عهد النّبيّ -صلّى الله عليه وسلّم- وإلى عهدٍ قريب عندنا كلّ واحدٍ له فراش ما فيه سرير نوم يجمعهم جميع؛ كلّ واحدٍ له فراش كما قال النّبيّ -صلّى الله عليه وسلّم-:(فراشٌ لَك، وفراشٌ لأهلِكَ، وثالثٌ للشّيطان) فدلّ ذلك على: أنّ حياتهُم هذا مُنفصلٌ عن هذا، وهذا اليوم النّاس يرَوْنَه من الجفا وأنا أقول: في الحقيقة هُو بالعكس جالبٌ للمودّة؛ فإنّ إكثار المُلاصقة رُبّما ملّ الإنسان من الذي بجواره فإذا ابتعد عنه قليلاً كان له قيمة وله قدر؛ وهذا إنّما جاءنا من الغرب من الإفرنج، فلذلك يعني ينبغي أن يُعلَم أنّ اشتراط غُرفة النّوم سرير النّوم فيه ما فيه.اهـ (1)
📚(1) من شرح الشّيخ العلاّمة: مُحمّد المدخلي -حفظه الله- لـ:”الإبانة الصُّغرى لابن بطّة”
@IbnAIarbi
http://cutt.us/WRFgL
http://forumsalafy.net/faedah-untuk-yang-sudah-menikah-dan-hendak-menikah/
Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot